You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Optimis Penyerapan Anggaran 2016 Capai 90 Persen
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Djarot Optimistis Serapan Anggaran 2016 Capai 90 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta 2016 masih berlangsung.

Coba lihat saja. Ini bisa mencapai 90 persen loh penyerapannya. Karena kita sudah lebih awal jalannya, lalu ada lelang konsolidasi

Oleh sebab itu, data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tentang realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi hingga 31 Maret 2016 rata-rata mencapai 8,3 persen sampai saat ini masih berjalan.

“Ini justru kita sudah on the track betul. Nanti penyerapannya bisa luar biasa,” ucap Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/4).

Djarot Minta Buruh Tak Blokir Akses Ekonomi

Ditambahkan Djarot, penyerapan anggaran di akhir tahun ini bisa mencapai 90 persen. Lebih tinggi 20 persen dibandingkan penyerapan anggaran pada tahun 2015.

“Coba lihat saja. Ini bisa mencapai 90 persen loh penyerapannya. Karena kita sudah lebih awal jalannya, lalu ada lelang konsolidasi. Kemarin saja (2015), meskipun pergub, penyerapan anggarannya capai 70 persen,” tandasnya.

Data Kemendagri soal penyerapan anggaran 2016 tertinggi diraih Provinsi Jawa Timur sebesar 17,2 persen. Disusul oleh Provinsi Lampung sebesar 15,9 persen, Sulawesi Utara 15,2 persen, Sumatera Selatan 15,1 persen dan Nusa Tenggara Barat 14,6 persen.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11297 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1282 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1278 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye990 personBudhi Firmansyah Surapati